Tampilkan postingan dengan label Tim Teknis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tim Teknis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2012

Monev Tim Teknis PLPBK

Oleh: Agung Bagus Armianto, ST (Askot Urban Planner PNPM MP Kabupaten Pekalongan | November 2011 - September 2012)
 
Proses pelaksanaan fisik di lokasi PLPBK Kabupaten Pekalongan yaitu di Kelurahan Gumawang telah mulai berjalan. Banyak sekali kendala-kendala yang terjadi dan membutuhkan penyelesaian yang hati-hati. Kendala yang ada antara lain adalah proses perijinan dalam pemasangan lampu jalan. Kemudian juga perijinan mengenai lokasi tempat pembuangan sampah. Serta ada masalah-masalah lain yang berkaitan dengan teknis pelaksanaannya.
Beruntung sekali Kabupaten Pekalongan memiliki Tim Teknis PLPBK yang sangat berkomitmen tinggi dalam mendukung proses kegiatan PLPBK. Dengan undangan dari BKM, sebagian besar anggota Tim Teknis hadir ke Kelurahan Gumawang untuk melakukan diskusi mengenai kendala-kendala yang dihadapi.
Rabu 22 Februari 2012 jam 15.00 acara di mulai di Balai Kelurahan Gumawang.
Semua permasalahan yang ada di berikan masukan serta saran. Misalnya untuk pemasangan lampu jalan, Tim Teknis bersedia langsung memfasilitasi apabila masyarakat sudah mengajukan surat permohonan kepada Bupati untuk pembebasan biaya listriknya. Kemudian untuk kegiatan pembuatan Biopori, Tim Teknis juga mengundang masyarakat untuk mengikuti pelatihan yang akan diadakan Dinas Lingkungan Hidup.


Setelah acara diskusi selesai, semua yang hadir melakukan tinjauan ke lapangan dimana lokasi pembangunan jalan, saluran dan gerbang kawasan sudah mulai dilakukan. Kemudian acara ditutup dengan diskusi-diskusi kecil langsung di lokasi tersebut.

Selasa, 14 Februari 2012

Rapat Koordinasi Tim Teknis PLPBK

Oleh: Agung Bagus Armianto, ST (Askot Urban Planner PNPM MP Kabupaten Pekalongan | November 2011 - September 2012)
 
Untuk memantau perkembangan kegiatan PLPBK di Kabupaten Pekalongan, pada hari Sabtu 11 Februari 2012 kemarin Tim Teknis mengadakan Rapat Koordinasi di ruang rapat Bappeda Kabupaten Pekalongan. Rapat di hadiri oleh anggota Tim Teknis, wakil dari PNPM MP dan TAP Kelurahan Gumawang.
Acara dimulai pukul 9.00 WIB dengan sambutan oleh Ketua Tim Teknis PLPBK bapak Haryanto. Setelah itu acara dilanjut dengan pemaparan mengenai capaian, kendala dan tindaklanjut yang sudah dilakukan dari kegiatan PLPBK di Kelurahan Gumawang oleh Askot Urban Planner Agung Bagus Armianto. Kemudian Bapak Suryanto selaku Koordinator Kabupaten PNPM MP juga menambahkan materi pemaparan.
Setelah pemaparan selesai, anggota Tim Teknis PLPBK memberikan beberapa tanggapan dan masukan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan siklus PLPBK di Kelurahan Gumawang. Bapak Supriyono dari Dinkes menyoroti masalah jamban pribadi yang belum semua warga memiliki. Dinkes mempunyai program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) yang bisa di akses oleh masyarakat sehingga nantinya akan melengkapi rencana investasi yang sudah disusun dalam RTPLP.


Bapak Pratomo dari KLH memberi masukan mengenai penataan sungai yang berada di kawasan Kelurahan Gumawang. Dana yang cukup besar untuk menangani hal tersebut tidak memungkinkan digunakannya BLM untuk memperbaiki lingkungan di sekitar sungai itu. Dari Bappeda yang hadir bapak Edhi Setiawan, bapak M. Arif Wibowo dan bapak Mudiarso juga mengingatkan mengenai mimpi-mimpi yang telah tertuang dalam RTPLP jangan sampai dilupakan sehingga hanya melakukan perbaikan fisik yang biasa-biasa saja. Harus di upayakan semaksimal mungkin mewujudkan gagasan yang sudah ada.
Terakhir bapak Fuad selaku TAP di Kelurahan Gumawang menambahkan mengenai rencana-rencana kegiatan pemasaran sosial yang akan dilakukan. Rapat berakhir pukul 13.00 WIB dengan menyepakati rencana tindak lanjut dari permasalahan yang ada termasuk melakukan monitoring ke lapangan yang direncanakan pada minggu ketiga Februari 2012.

Jumat, 04 November 2011

Seleksi Lokasi PLPBK 2011

Oleh: Agung Bagus Armianto, ST (Askot Urban Planner PNPM MP Kabupaten Pekalongan | November 2011 - September 2012)

Dalam rangka menentukan lokasi baru kegiatan PLPBK tahun 2011 di Kabupaten Pekalongan, hari Rabu 3 November 2011 kemarin dilakukan acara Ekspose Proposal oleh masing-masing perwakilan BKM yang mengajukan diri untuk memperoleh kegiatan PLPBK tersebut. Acara yang difasilitasi oleh Tim Teknis PLPBK itu dilaksanakan di ruang rapat Bappeda Kabupaten Pekalongan di Jl. Sumbing no 1 Kajen. Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah membentuk Tim Seleksi Kabupaten yang terdiri dari bapak Haryanto Nugroho dan bapak Edi Setiawan dari Bappeda serta ibu Yuni Astuti dan bapak Abdul Gazali dari DPU. Tim Seleksi inilah yang bertugas menilai proposal dari BKM-BKM yang mengajukan sehingga muncul ranking untuk dilaporkan ke Tim Seleksi tingkat Propinsi.

Tentunya tidak semua BKM dapat mengajukan proposal ini karena ada penilaian kinerja yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim PNPM MP Kabupaten Pekalongan. Dari 21 BKM yang rencananya mengajukan diri akhirnya hanya 18 yang menyusun proposal dan semuanya menyatakan kesiapannya untuk menerima kegiatan PLPBK. Kesiapan tersebut dinyatakan baik dalam proposal maupun secara langsung ketika melakukan paparan kepada Tim Seleksi Kabupaten.
Seluruh BKM diminta untuk memaparkan secara singkat mengenai gambaran umum wilayah desa mereka. Kemudian potensi -potensi dan permasalahan apa yang ada di lingkungan mereka saat ini juga diharapkan bisa digali secara teliti untuk dianalisa. BKM juga diminta untuk sudah bisa memberikan rencana pengembangan kawasan yang akan dilakukan ketika mereka nanti mendapatkan kegiatan PLPBK yang mempunyai BLM sebesar 1 milyar ini. Hampir sebagian besar BKM yang melakukan paparan terjebak oleh outline yang ada dan mereka tidak mampu menggambarkan secara baik apa yang akan dilakukan ke dalam bentuk proposal. Hal tersebut sangat dimaklumi karena disamping mereka sendiri masih belum dilengkapi oleh informasi yang detail mengenai kegiatan PLPBK dan proses penyusunan proposal tersebut relatif singkat waktunya kalau tidak mau disebut sangat mepet.

Ibu Yuni Astuti juga sempat bertanya pada salah seorang perwakilan BKM yang melakukan paparan, "Potensi yang di ceritakan cukup banyak dan menarik tetapi ketika membicarakan gagasan pengembangan kenapa tidak nyambung dengan potensi yang ada tersebut?" Wajar sekali pertanyaan tersebut muncul karena hampir semua BKM yang menyusun proposal bermimpi seragam untuk mewujudkan suatu kawasan wisata di desa mereka. Hal tersebut kadang tidak sesuai dengan potensi yang diceritakan sebelumnya ataupun dilengkapi dengan data serta penjelasan yang kuat mengapa mereka berencana seperti itu. Tetapi cukup menggembirakan ketika beberapa desa sudah menggagas mengenai rencana-rencana yang pada akhirnya nanti dapat mewujudkan suatu perubahan perilaku yang lebih baik di masyarakat. Misalnya mengenai gagasan tentang pengolahan limbah batik dan peningkatan kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi masyarakat untuk mengatasi kemiskinan mereka.
"Arah gagasan sangat baik dan sesuai dengan semangat pengentasan kemiskinan. Kemudian perubahan perilaku yang diharapkan sudah ada walau masih dalam tahap awal. Sayang hal tersebut tidak secara baik di gambarkan dalam proposal," tambah bapak Edi Setiawan ketika mengomentari salah satu paparan BKM.

Akhirnya acara yang dimulai pukul 8.00 WIB itu diakhiri pukul 21.00 WIB dengan koordinasi antara Tim Seleksi Kabupaten dengan tim dari PNPM MP Kabupaten Pekalongan yang diwakili oleh Hendro, Aris (Askot CD), Giri (Askot MK), Taufik (Askot Infra) dan Bagus (Askot UP) untuk merekapitulasi nilai yang akan menentukan ranking dari BKM yang menjadi calon lokasi PLPBK 2011. Bagaimanapun hasil proposal yang telah disusun, kerja keras rekan-rekan BKM sangat patut untuk mendapatkan penghargaan. Mungkin tidak semua bisa mendapatkan kegiatan PLPBK di desanya, akan tetapi semangat perubahan sangat nampak dan hal itu tetap harus dijaga.